E760: Duga Diduga

Photobucket
Image Source: awesomepictures.me
: 14 Disember 2011
: Malam dan bulan terang. 
: Perit dan masih pedih.
: Jus Tembikai & Spaghetti Bolognese.
: Maxi Pyjamas.
: Aku Bukan Tomboy.
: Puaskah by Wali Band.

Darah merah itu menitik. Setitik demi setitik, cepat-cepat saya hulurkan paip air biar kesannya hilang. Tapi, ia menitik lagi. Terus, muka jadi pucat. Otak mula fikir yang bukan-bukan. Harap-harap, ia tidak seteruk yang dibayangkan. 

Masih perit.
Masih pedih.
Menahan pedih, buat air mata menitik.

Tapi, satu yang saya sedar. Pedih dan perit ini tak pernah sama seperti pedih dan peritnya luka dalam hati. Itu lebih sakit. Itu lebih pedih dan perit. Dan sakit itu adalah sakit yang takkan pernah hilang walau ditelan sebiji demi sebiji penahan sakit. Saya akur tapi saya harap sakit ini dipulihkan secepat mungkin. Saya harap sakit ini bukan sakit yang akan melarat teruk. Saya tak minta dipulihkan sakit hati ini secepat mungkin, tapi saya mohon dipulihkan segera sakit fizikal ini. Sebab sakit fizikal ini akan buat orang-orang keliling saya risau. Kalau sakit dalam hati, pandailah saya simpan sakitnya sendiri. Tak ada yang nampak, dan tak akan ada yang risau.

Dia? Hanya dia, kot. 

0 comments:

Post a Comment

Sila menconteng menggunakan gaya bahasa yang sopan agar dapat menyenangkan hatimu dan hatiku juga. Kalau kita tak jaga bahasa kita, siapa lagi.

Sekian, terima kasih.


i alway hope that it's you!