Tapi hari ini, kamu dah mula pandai untuk penuhkan kembali inbox saya dengan nama kamu. Kenapa? Untuk apa? Sigh. Buat pertama kalinya, saya dedahkan nama kamu di sini. Padahal, tak pernah sekali pun saya taipkan nama kamu di ruang ini, walaupun sekali sejak kita kenal dulu. Saya lebih selesa biarkan orang lain kenal kamu dengan nama lain. Kenapa? Itulah nama yang paling sesuai untuk saya 'simpan'kan buat kamu dalam phonebook saya sebab nama yang dulu itu dah tak sesuai lagi. Bukan tak sesuai, tapi saya rasa janggal untuk menyebutnya.
Maaf.
Maaf.
Maaf.
Tak mampu memanggil kamu dengan nama 'manis' kamu bukan bermakna saya masih tidak maafkan kamu. Payah untuk menyebut, malah payah untuk mengejanya juga bukanlah bermaksud saya ingin buang kamu terus dari hidup saya. Macam yang pernah saya cakap beberapa hari lepas satu Syawal dulu, kadang-kadang melepaskan pergi adalah jalan terbaik yang tinggal untuk memulihkan keadaan. Berada dalam kelompok orang-orang yang pernah memberi kesan pada hidup saya, takkanlah semudah itu untuk saya buang dan letak tepi.
Maaf.
Maaf.
Maaf.
Tak mampu memanggil kamu dengan nama 'manis' kamu bukan bermakna saya masih tidak maafkan kamu. Payah untuk menyebut, malah payah untuk mengejanya juga bukanlah bermaksud saya ingin buang kamu terus dari hidup saya. Macam yang pernah saya cakap beberapa hari lepas satu Syawal dulu, kadang-kadang melepaskan pergi adalah jalan terbaik yang tinggal untuk memulihkan keadaan. Berada dalam kelompok orang-orang yang pernah memberi kesan pada hidup saya, takkanlah semudah itu untuk saya buang dan letak tepi.




This blog is belongs to Nut Yaa (Nad)
since 27 June 2008
0 comments:
Post a Comment
Sila menconteng menggunakan gaya bahasa yang sopan agar dapat menyenangkan hatimu dan hatiku juga. Kalau kita tak jaga bahasa kita, siapa lagi.
Sekian, terima kasih.